Youtube dan Sekolah Minggu

Teks oleh Pdt. Basa Hutabarat

 

Tampilan media sosial juga tidak kalah untuk meramaikan tagar #DiRumahAja atau #StayAtHomeagar semakin banyak orang yang sadar tetap melakukan #SocialDistancing

Era digital kini dimaksimalisasi pemanfaatannya ditengah pandemi Covid-19 yang memaksa banyak institusi di semua negara mengubah pola beraktifitas dari rumah. Lembaga pemerintahan, perusahaan, sekolah, lembaga keagamaan dan, bahkan, komunitas budaya ramai-ramai mengeluarkan kebijakan yang meminta stakeholdernya untuk tetap berada di rumah. Tampilan media sosial juga tidak kalah untuk meramaikan tagar #DiRumahAja atau #StayAtHomeagar semakin banyak orang yang sadar tetap melakukan #SocialDistancing.

Gereja-gereja untuk sementara ini membatasi diri dalam pelayanan Persekutuan (KOINONIA). Pelayanan Sekolah Minggu, Pelayanan Kategorial:  Remaja, Pemuda, Kaum Ibu, Persekutuan Keluarga dan Ibadah Minggu untuk sementara membatasi aktifitasnya.

Gereja-gereja dengan cepat berinisiatif membuat kanal-kanal youtube bahkan live streaming (siaran langsung) untuk menyampaikan khotbah-khotbah minggu kepada jemaatnya masing-masing. Pun demikian dengan KN LWF (bidang Luther Study Centre/LSC) yang membuat pelayanan Anak Sekolah Minggu dengan menampilkan cerita sekolah Minggu. Sengaja KN LWF mengambil pelayanan kepada Anak Sekolah Minggu karena pada waktu itu masih banyak gereja-gereja yang belum menampilkan/posting cerita Sekolah Minggu.

Beberapa rekaman sudah dilakukan dari berbagai tempat, seperti Tarutung dan Nias. Hasil rekaman audio visualdisebarkan kepada para Pendeta dan Guru Sekolah Minggu. Youtube ini dibaca oleh 1.7K (1.700 an) viewer. Paling tidak lebih kurang 6.000 an anak sekolah minggu yang terlayani melalui Youtube. Youtube ini dibuat untuk Minggu tanggal 28 Maret 2020, 5 April 2020 dan 12 April 2020 Oleh Banua Keriso Niha Protestan (BNKP).

Secara sadar memang tidak semua anak dapat terlayani sebab anak sekolah minggu yang berada di daerah pedesaan/pedalaman belum tentu memiliki akses yang memadai terhadap internet dan alat Smart Phone. Oleh karena itu KN LWF berusaha mendatangi mereka yang terjangkau dengan menyapa dan memberikan brosur  bacaan serta CD nyanyian anak Sekolah Minggu.

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.