Traning in Biblical Reconciliation

Traning in Biblical Reconciliation

Kegiataan ini berlangsung di Grand Palm Hotel, Pematangsiantar, 19 – 22 Agustus.
Traning yang diadakan selama 4 hari ini di ikuti oleh utusan setiap gereja-gereja Luteran, setiap sekolah tinggi milik gereja Luteran, tenaga pengajar dari sekolah milik gereja Lutheran serta adanya utusan pemuda yang di wakili oleh calon pendeta yang berjumlah 30 orang.

Kegitaan ini merupakan kegiataan yang di kordinir bidang Lutheran identity KN-LWF yakni Pdt. Basa Hutabarat yang juga bekerja sama dengan LCA (Lutheran Church in Australia) yang juga mengirim utusan Melalui Rev. Matt Anker dan Rev. Paul Kerber.

Bergerak dari cara pandang yang melihat konflik sebagai ; pertikaian, perbedaan bahkan amarah, Rev. Paul Kerber dari Reconciliation ministry LCA mencoba mengubah hal tersebut dimana menjadikan konflik sebagai jalan untuk melakukan rekonsiliasi dengan cara mengubah cara pandang akan konflik bukan lagi sebagai pertikaian tetapi

sebagai kesempatan/cela untuk memberitakan injil dan menjadikan injil sebagai solusi akan konflik serta waktu yang tepat untuk memberi dan menerima maaf (Forgiveness).

Dipenghujung kegiataan ini juga ada hal yang sangat menarik yang di berikan Rev. Matt Anker. Dimana ia memberikan doa pengampunan untuk semua peserta yang hadir dan hal ini merupakan hal yang sangat berkesan bagi seluruh peserta, pasalnya hal tersebut merupakan pengokohan untuk semua yang telah di terima selama traning dan setiap peserta pulang dengan perasaan sukacita akan pengampunan.

 

Rev. Matt Anker in Biblical Reconciliation

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.