Ada Apa dengan Corona ?

Ada Apa dengan Corona ?

Saudara-saudari dalam nama Yesus Kristus,

Alkitab mencatat Tulah terjadi bagi bangsa Israel dalam perjalanan Perjanjian Lama. Tangan Tuhan menyelamatkan mereka.

Sejarah Lutheran juga mencatat bahwa pada tahun 1527, WABAH juga kembali ke Wittenberg – Jerman dimana hampir 40% dari populasi saat itu tewas meninggal dunia oleh karenanya. Menyikapi wabah ini Luther memberikan perhatian kepada warga jemaat dengan mengajak agar pemerintah memberikan perhatian dan tanggungjawab atas wabah yang sedang terjangkit pada saat itu. Luther juga dalam Surat Pastoralnya mengajak para Pendeta, Pelayan Gereja, Pelayan Kesehatan agar tetap tinggal di tempatnya masing-masing menunggu pemerintah mengatasi wabah tersebut.

 

Kini Corona Virus meresahkan Negara-negara yang ada di belahan dunia ini, tidak terkecuali Indonesia. Warga jemaat Lutheran Indonesia mengalami keresahan. Keresahan tidak hanya sebatas tingkat kesehatan bahkan ekonomi, dimana perdagangan tersendat untuk sementara waktu. Dan kekhawatiran akan timbulnya resesi ekonomi akibat virus tersebut.

 

Kami menghimbau kepada seluruh warga jemaat gereja Lutheran Indonesia agar tetap tenang, memohon hikmat dari Tuhan dalam bersikap dan bertindak. Kepada para medis untuk cepat tanggap dalam mengantisipasi virus yang berjangkit serta menginformasikan alat-alat untuk pencegahan corona virus berjangkit. Kepada para Pendeta, Pelayan Gerejawi agar tetap tenang dalam menginformasikan hal-hal terkait dengan virus Corona ini seraya berdoa kepada Tuhan agar Dia melindungi jemaatNya dari berbagai ancaman yang terjadi. Para pengusaha dan warga jemaat agar tetap menjaga kesatuan tubuh Kristus dalam berbagai pemberitaan.

 

Marilah kita mengingat bahwa Tuhan telah memperkenankan kita untuk tinggal dan hidup di dalam dunia ini, karena itu marilah meyakini “jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan” Roma 14: 8

 

Tuhan menyertai dan melindungi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.